Love or Smackdown?

Posted on February 27, 2010

7


couple-fighting23Jika hubunganmu berubah jadi abusive relationship

“Udah berapa kali gua bilang, kalo gua nggak suka lu kayak gitu!”, kata Adam setengah berteriak.

“Sorry, gua pikir nggak bakal seperti itu…” jawab Ester sambil memelas.

Plak! plak! tahu-tahu Ester udah jatuh di lantai, ditampar Adam.

Temen-temen yang ada di sekitar situ nggak ada yang berani ikut campur, soalnya kan itu urusan mereka berdua. Paling-paling mereka pada bisik-bisik, tanda nggak setuju sama apa yang baru aja mereka lihat.

Ester lari, pergi dari tempat itu sambil nutupin mukanya, dia nangis…, lalu Adam ngejar di belakangnya.

Aduh… kaget juga ngeliatnya. Perasaan jadi ikut nggak enak, bahkan sampe pulang ke rumah suasana masih kebawa di pikiran. Kok bisa, ya? Kalo hubungan yang seperti itu diterusin terus bakalan kayak apa, ya? Kok Ester nggak udahan aja sama Adam sih? Lebih bingung lagi waktu ngomongin soal ini sama temen-temen, mereka bilang pacaran yang kayak gitu nggak cuma antara Adam dan Ester aja, mereka bilang pernah suatu kali si Ayu dateng ke kampus dalam keadaan biru-biru lengan dan pipinya. Setelah dikorek-korek, ternyata habis dipukulin ama Bambang, cowoknya! Si Sinta lain lagi, temen-temen bilang kalo dia justru yang sering ngancem-ngancem Roi pake pisau segala kalau lagi berantem. Kasihan si Roi, dia bingung. Kalo mau diputusin…, si Sinta ngancem mau bunuh diri segala. Bahkan waktu baca koran, ada juga artis Kristen yang nikah sama orang yang ngaku-ngaku pendeta, eh… ternyata suka gebukin isteri dan anaknya.

Wah… wah…, nggak cowok, nggak cewek, ternyata semua sama-sama gawat. Kayaknya itu udah bisa dibilang ada kelainan jiwa, bisa juga karena pengalaman masa lalu atau hati yang penuh luka. Gimana ya cara mengenali gejala-gejala yang seperti ini? Kan nggak lucu, maksudnya mau sayang-sayangan, eh… malah jadi smackdown-smackdown-an. Ternyata ada ahli kejiwaan yang bilang bahwa hubungan seperti itu tadi namanya abusive relationship. Abusive relationship ini ada beberapa jenisnya:

Penganiayaan fisik

Tindakan langsung yang berhubungan sama fisik pasangannya, seperti mendorong, menampar, mencekik, dsb. Bisa juga ngelempar barang-barang ke arah pasangannya, atau mengancam dengan senjata tajam.

Penganiayaan seks

Memaksa pasangannya buat ngelakuin sesuatu yang berhubungan dengan seks.

Penganiayaan mental

Menekan pasangannya sedemikian rupa sehingga menderita secara emosional. Caranya, bisa dengan ancaman pembunuhan/bunuh diri, mengambil alih kontrol hubungan pasangannya dengan orang lain (teman-temannya), dan juga lewat mengulang-ulang perkataan yang merendahkan pasangannya.

Pemaksaan

Sering memaksa pasangannya untuk melakukan hal tertentu dalam waktu tertentu tanpa alasan yang benar, misalnya nggak boleh keluar rumah selama sekian lama sebagai hukuman, dsb.

Suka menghancurkan barang-barang di sekitarnya.

Biasanya orang yang punya bakat kayak gitu punya ciri-ciri: cemburu yang berlebihan, selalu pengen tahu dan curiga sama kegiatan pasangannya, suka mengontrol kehidupan pasangannya, marah bila pasangannya meluangkan waktu buat orang lain sekali pun untuk keluarga, memaksa keinginannya untuk selalu dipenuhi, cenderung selalu menyalahkan orang lain buat masalah yang dihadapinya, sangat sensitif, sering menyendiri dan hidup terisolasi, suka berlaku kasar terhadap binatang dan pasangannya, suka ngelontarin kata-kata kasar kepada pasangannya, punya kepribadian yang berbeda-beda, punya pengalaman jelek di masa lalu.

Kalo sampe ada teman atau pasangan kita ada yang punya kecenderungan seperti itu, sebaiknya cepetan deh konseling sama orang yang bisa nanganin hal-hal seperti ini. Kalo doi nggak mau konseling, dan juga nggak mau berubah, jangan ragu-ragu buat memutuskan hubungan sedini mungkin sebelum terlalu jauh. Karena kalau dia sendiri nggak mau menyadari keadaannya dan nggak mau dibantu buat berubah, wah.. bisa-bisa kita ikut ketularan gila.

“Maapin gua ya, say”, ujar Adam. Kali ini suaranya sedikit pelan sambil membelai rambut Ester. Cewek mana sih yang tahan ama belaian cowok ganteng kayak Adam? Meski rada galak, tapi kadang dia bisa bersikap romantis…, tapi… apa jawab Ester?

“…Adam,” Ester menghapus air matanya, “..saya pikir, sebaiknya kamu ikut konseling atau pergi ke psikiater. Kalo kamu nggak mau,… sebaiknya hubungan kita sampai disini saja.” (and)

Posted in: CINTA, TIPS