Menstruasi Tidak Teratur

Posted on March 2, 2010

2


T: Saat ini saya berusia 20 tahun, tepatnya sejak Desember tahun 2000 menstruasi saya tidak teratur. Keluar sampai ±3 minggu, terus berhenti 5/7 hari. Setelah itu keluar lagi ±2 minggu. Begitu terus hingga akhirnya saya periksa ke dokter. Saya di suruh periksa darah dan USG. Hasilnya tidak ada apa-apa dan akhirnya dokter mengambil kesimpulan hanya hormon saya terganggu. Saya diberi obat dan dokter mengatakan kalau obatnya habis akan keluar lagi ± 4 hari. Tapi waktu hari keempat masih keluar dan deras sekali sampai saya tidak bisa bangun dari tempat tidur dan kepala terasa pusing sekali.

Akhirnya saya dibawa ke Jakarta, oleh dokter Jakarta saya disuruh periksa darah dan hormon. Ternyata hormon progresteron saya sangat rendah, hanya 0,5 seharusnya yang normal 10-30. Saya diberi obat yang isinya hanya progresteron. Setelah saya minum berbulan-bulan hasilnya sama. Sebulan saya bisa keluar 2-3 kali, hanya bisa berhenti kalau minum obat saja. Waktu tanya lagi ke dokter, dokter bilang kalu itu akibat kegemukan. Padahal kalau memang karena kegemukan saya dalam waktu itu sakit dan turun berat 11 kilo, tapi tetap sama. Hingga obat habis saya nggak kontrol lagi. Obat habis bulan Juli dan saya tidak keluar pada bulan Agustus, pertengahan September bisa normal hingga 7 Hari. Oktober beberapa kali saya keluar plek, tapi tidak waktu menjelang menstruasi.

Bulan November pada tanggal 15 saya keluar hanya 5 hari tapi banyak sekali saya sering pusing dan pingsan. Sajak itu saya nggak keluar lagi sampai sekarang. Pertanyaan saya apakah memang karena kegemukan? Saat ini saya sedang kuliah dan jadwalnya penuh dan banyak kegiatan di gereja dan keluarga. Terus dengan kondisi seperti ini haruskan saya pergi ke dokter lagi?. (Nia)

J: Halo Nia, Kelihatannya Nia mengindap gejala DUB (dysfunctional uterine bleeding), yaitu perdarahan yang bukan disebabkan oleh kelainan organis tapi terutama oleh karena ketidak seimbangan hormonal. Rasanya pengobatan yang diberikan sudah benar. Tentu saja bila perdarahannya terus menerus Nia harus dirawat di rumah sakit, dilakukan transfusi darah dan diberikan obat-obatan suntikan untuk menghentikan perdarahannya.

Bila gagal dilakukan kuretase atau operasi ‘life saving’ (ini adalah tindakan terakhir, bila perdarahannya hebat dan terus menerus). Puji Tuhan perdarahannya sudah berhenti. Agaknya masalahnya sudah teratasi. Memang kegemukan merupakan salah satu penyebab ketidak seimbangan hormonal, karena lemak merupakan ‘bahan dasar’ pembentukkan homon estrogen. Kelebihan hormon estrogen (disertai kekurangan hormon progesteron)…….. so, tidak seimbang…… menjadi penyebab perdarahan ini. Oleh sebab itu terapinya adalah memberikan tambahan hormon progesteron. Nah, mumpung perdarahannya sudah berhenti coba berupaya agar jangan terlalu gemuk. OK?!

Tagged: , , ,
Posted in: Uncategorized