Gila Pengakuan (Gambar Diri Rusak)

Posted on March 11, 2010

0


Inti dari semua penyebab gambar diri yang rusak ada empat. Keempatnya merupakan kepercayaaan yang salah tentang konsep gambar diri. Dari setiap contoh kasus yang sudah dipaparkan, mengarah pada keempat kepercayaan yang salah tersebut, salah satunya yakni:  Gila pengakuan

Mottonya : “Saya harus diakui (diterima) dan dihormati oleh orang-orang tertentu supaya merasa enak terhadap diri sendiri”. Orang-orang yang gila pengakuan adalah orang-orang yang takut tertolak. Mereka mendasarkan harga diri pada “apa pendapat orang lain”, sehingga mereka tergila-gila akan pengakuan orang lain. Akibatnya sebagai berikut :

A. Berusaha menyenangkan orang lain dengan harga apapun

Mereka begitu mudah diperalat. Mereka tidak bisa berkata “tidak” pada orang lain. Ini bukanlah suatu “kebaikan hati”, karena pada dasarnya mereka tidak bisa menolak. Mereka berusaha bersikap ramah supaya orang senang, padahal sebenarnya hati mereka menggerutu kesal. Kemarahan, kekesalan, permusuhan.

Hal ini merupakan respon paling umum terhadap penolakan. Mereka begitu menghargai pendapat orang lain, namun ketika orang lain tidak menghargai mereka seperti yang diinginkan, hal itu menyakitkan mereka. Karena itu mereka menjadi marah, kesal dan bahkan menjadi dingin.

B. Sangat sensitif pada kritikan

Mereka takut atau terlalu peka terhadap pendapat orang lain. Mereka tidak mau kalau orang lain mengetahui kejelekan atau kekurangan yang dimilikinya, sehingga mereka berusaha menghindari orang lain. Ada yang secara terang-terangan menghindar dengan menghabiskan sebagian besar waktunya dengan menyendiri. Tetapi ada pula yang bersembunyi di balik tembok kata-kata, senyuman, atau aktifitas mereka. Mungkin mereka memiliki banyak teman, tetapi teman-temannya tidak pernah benar-benar mengenalnya. (anakmuda.net)

Tagged:
Posted in: ARTIKEL