Apa Yang Kamu Percayai? (Gambar Diri)

Posted on March 18, 2010

3


Kenapa sih banyak anak muda yang nggak pede,  minder, nggak bisa apa-apa, nggak punya bakat, nggak ada apa-apanya kalo dibanding dengan si A, atau si B, dsb? Mungkin salah satu faktor penyebabnya adalah karena mereka percaya bahwa itulah diri mereka, bahwa mereka memang dilahirkan demikian, dan mereka gak akan mungkin bisa berubah!!!

Aku pernah dengar khotbah seorang pendeta, dan dia bilang bahwa “Apa yang kita percayai menentukan masa depan kita, what’s ahead us!!”.  Namun sayangnya, kita sering nggak sadar kalo kita punya kepercayaan dan pola pikir yang salah, yang negatif! Misalnya saja, masih banyak orang, terutama orang tua yang kolot, percaya bahwa anak perempuan itu nggak bisa apa-apa, gak perlu sekolah tinggi-tinggi, nantinya juga kerja di dapur. Padahal itu kan nggak benar, right girls? Atau masih banyak orang yang langsung menilai kalau seorang anak yang orang tuanya bercerai, pasti anak itu nggak bisa jadi “orang” (gak berguna/ kurang ajar), padahal belum tentu juga lho!!

HATI-HATI DENGAN PERANGKAP PENAMPILAN

Kamu suka bingung mikirin, besok mau pakai baju apa ya? Atasan ini cocok sama bawahan yang mana ya? Terus kamu coba gonta-ganti baju  sampai 3X dan akhirnya kamu putusin untuk pakai baju pilihan kamu yang pertama, abis itu kamu berpatut di cermin 15 menit and keep asking to yourself ‘How do I look?’ Jujur aja, kadang-kadang aku pun seperti itu… J. Seringkali kita begitu sibuk menjaga penampilan kita untuk merasa lebih baik, lebih ok lebih berharga di mata orang lain. We are so concern about what’s other people going to think about us…

Bukan maksudku kalo penampilan itu gak penting lho!!! Aku sadar banget kok kalau penampilan yang baik (gak harus mahal, yang penting bersih, rapih dan menarik!) itu bisa meningkatkan rasa percaya diri kita. Waktu aku pertama kali jadi asisten dosen, aku juga sibuk hunting kemeja dan rok, sampai mami-ku pusing liatnya. Yang aku tekankan disini adalah bagaimana kita bergantung pada orang lain mengenai gambaran diri kita. Kita percaya bahwa diri kita adalah seperti yang orang lain katakan pada kita.  Dan hal ini mengakibatkan kita menetapkan suatu standar-standar tertentu dalam penampilan kita, bukan hanya penampilan secara fisik, tapi juga penampilan  melalui kecerdasan maupun kesuksesan kita untuk mendapatkan harga diri.

Inget guys, kita gak perlu harus “sukses” atau menyenangkan orang lain supaya kita bisa  memiliki rasa berharga dari keberhargaan yang sehat.  Keberhargaan itu telah diberikan dengan cuma-cuma dan pasti dari Tuhan buat kita!  Memang baik jika kita diakui oleh orang lain, tetapi seandainya orang lain tidak memberi pengakuan pada kita, kita masih dikasihi dan diterima sama Tuhan.

Can you guys see the difference?? Kita gak lagi diperbudak oleh penampilan dan pendapat orang lain, tetapi kita aman dan bebas dalam Kristus.  Tentu saja baik mendapatkan kesuksesan dan pengakuan, tetapi juga sudah jelas bahwa Tuhanlah sumber rasa aman dan dasar dari keberhargaan kita. Right?

HUMILITY

Mother Teresa pernah bilang begini, “Jangan pernah terganggu oleh pendapat orang lain. Jangan pernah menyerah pada kata-kata yang tidak mendukung. Jadilah rendah hati, dan Anda tidak akan pernah terganggu.”

Ada juga ucapan Mother Teresa yang serupa,” Jika Anda rendah hati, tidak ada sesuatupun yang akan menyentuh hati Anda, baik pujian atau cacian, sebab Anda tau siapa diri Anda… Jika Anda adalah seorang yang suci, bersyukurlah kepada Allah. Jika Anda adalah seorang pendosa, jangan tetap menjadi seorang yang demikian.” “Humility is you know who you really are in God. Less or more than that is pride.”

BE PROACTIVE!!!

Nah, jadi sekarang apa yang kamu percayai??? You are what you believe!!! Jadi, kalo kamu percaya bahwa kamu adalah seorang trouble maker yang gak bisa apa-apa dan cuma bisa bikin susah orang, ya itulah kamu… Tapi jika kamu percaya kalau kamu adalah ciptaan Allah yang mulia, kamu mempunyai talenta,dan dengan kesungguhan hati plus kerja keras kamu bisa mengembangkan talenta kamu dan mencapai cita-cita kamu, kamu pasti BISA!!!  So guys, let’s see things in differrent point of view, in God’s point of view! Inget, di mata Tuhan, kita semua berharga!!!  Don’t sell yourself short, don’t belittle yourself!

Jadilah proaktif, meskipun semua orang di luar sana meragukan kemampuan kamu, menganggap remeh kamu, mengatakan bahwa kamu gak berarti, dsb.  percaya deh bahwa gak  ada sesuatu atau seorangpun yang bisa menyakiti kamu tanpa persetujuan kamu! Dan kamu dapat memilih untuk tidak terganggu pada pendapat orang lain, tetapi mempercayai Bapa kita di surga. The great part of trusting the Lord is that He never lets yo down! J

BE YOURSELF & BE WHAT YOU ARE MEANT TO BE…

Aku sedang asyik membaca sebuah  buku  dan aku menemukan tulisan yang menarik didalamnya: “Pada zaman kita sekarang, pernyataan emosi secara terbuka tidak lagi dilakukan orang, kita sudah demikian terpelajar dan maju sehingga kita malu mengungkapkan hati kita. Para ahli ilmu jiwa menyatakan kepada kita, bahwa kita kehilangan banyak kreativitas dan semangat hidup karena alasan ini saja: Kita tidak mau menerima diri kita sendiri dan tidak mau bersikap jujur dalam reaksi-reaksi emosi kita. Kita berusaha sekuat tenaga untuk meyakinkan orang lain, bahwa kita adalah seorang lain yang berbeda dari kenyataan kita yang sebenarnya. Dan dengan demikian kita kehilangan kuasa untuk menjadi diri kita sendiri.”

LOVE YOURSELF &  JUST BE YOU…

Eits… jangan salah sangka dulu. Aku bukannya minta kamu untuk mencintai diri sendiri dan terus jadi gak peduli sama orang lain,  “Yang lain mo susah kek, mo stress kek, gak pusing,  yang penting gue happy !!!” Bukan gitu maksudku. Mencintai diri sendiri beda lho dengan mementingkan diri sendiri. Mencintai diri itu bersumber dari sikap hormat terhadap eksistensi kita sebagai manusia. Dalam hal ini kita ditantang untuk menerima kemanusiaan kita sendiri, yaitu diri kita yang mempunyai keunikan dan kelebihan sendiri, tetapi juga diri kita yang punya kekurangan serta kelemahan.

Kamu gak perlu membuktikan pada orang lain betapa menyenangkan dan populernya kamu. Percaya deh sama Bapa, kamu adalah harta yang berharga bagiNya, hanya karena kamu adalah kamu. Bagian dalam diri kamulah yang membuat kamu berharga. Tuhan ingin kamu belajar untuk menghargai diri kamu sendiri. Kamu gak akan bisa benar-benar bahagia sampai kamu bisa menghargai diri kamu. Gak jadi soal  berapa banyak “prestasi besar” yang kamu raih, jika dalam hati kamu masih membenci dirimu sendiri, kamu bakalan menderita! Temukan nilai diri kamu dalam hubungan kamu dengan Tuhan. Tiap pribadi itu istimewa dan langka bagi Tuhan – sama seperti kamu.

Gak ada pemborosan yang lebih besar daripada membandingkan diri kita dengan orang lain. Pasti akan ada orang yang tampil lebih baik dan membuat kita iri hati. Atau ada orang lain lagi yang berpenampilan lebih buruk, dan membuat kita jadi sombong.  So, just be yourself deh! Miliki pandangan yang seimbang mengenai orang lain. Kita memang harus menghormati orang lain, tapi hormati juga diri kita sendiri! (anakmuda.net)

Posted in: ARTIKEL