MUSIK DAN PENELITIAN

Posted on April 28, 2010

2


Harus kita akui, kalo MTV itu media terbesar yang dipakai untuk menyalurkan informasi musik dunia. Menurut survei, rata-rata remaja menonton 10 jam MTV tiap minggu dibandingkan dengan 1.5 jam setiap minggu di gereja. Namun ternyata MTV lebih dari sekedar saluran musik.

“Sejak semula kami mengambil satu keputusan inti, bahwa kami akan menjadi corong kaum muda. Kami sedang membangun lebih dari sekedar saluran, kami sedang membangun sebuah kultur yang bertujuan menguasai budaya remaja di seluruh dunia” – dikutip dari ucapan Robert Pittman, mantan Direktur Eksekutif dan Pelaksana MTV.

Konon dalam 10 tahun, MTV telah mengudarakan sekitar 8000 video musik. Masalahnya sekarang, pengaruh apa yang sudah masuk dalam hidup anak muda dari pemutaran video klip 24 jam di MTV ini?

MUSIK & MTV DI MATA KAMU…

gF! sedikit melakukan wawancara dengan anak-anak muda dan pencinta musik mengenai musik dan juga MTV, ini dia kata mereka:

Saya suka dengerin musik. Kalo lagi bosen, dengerin musik itu jadi alternatif supaya suasana nggak sepi.  — Buchanan, 15 thn, SMU Theresia, kelas 1

Dengan musik saya dapat menghibur diri sendiri dan membangkitkan semangat. — Brennan, 14 thn, SMP Tarsisius I

Saya suka nonton MTV karena: pertama, saya hobi musik dan yang kedua, berhubungan dengan kerjaan juga. Musik itu teman saya, walaupun saya tidak bisa memainkan alat musik. Saya cenderung menghabiskan waktu dengan musik. Nggak MTV aja sih, tapi denger CD atau kaset. Kadang saya nyalain TV aja. Karena menurut saya, musik tuh bawa mood juga. Mood kita bisa berubah kalo denger musik. Contohnya, kalo kita lagi bete, musik bisa memotivasi. Pada dasarnya tujuan MTV hanya sekedar hiburan. Hampir semua acara MTV saya suka, asal nggak terlalu metal. Kalo nggak ada musik? Wah... susah juga kalo sampe nggak ada -- Pierre Rolland, artis
Semua aliran musik saya suka. Menurut pandangan saya sebagai musisi dunia, MTV itu a big industry, suatu produk musik ter-organize begitu rupa, mulai dari cara berpakaiannya, cara bicaranya, dll. Jadi bukan sekedar stasiun TV saja, tapi sudah jadi bagian trendsetter-nya anak-anak muda. Saya sendiri nggak terlalu nonton MTV. Menurut saya, MTV nggak bagus untuk anak muda karena budayanya menciptakan suatu idola dan kata-katanya meracuni. Nggak baik. Efeknya gede banget. Anak-anak muda sekarang, apa yang sedang 'in' pasti diikutin. Visi saya di tahun 2001 ini, seimbangkan antara sekuler dan rohani, ini juga pesan terakhir almarhum ibu saya sebelum dia meninggal satu bulan yang lalu. -- Arry Lasso, musisi
Aku jarang nonton MTV. Tapi suatu kali saya sempat lama banget nonton MTV, dan efeknya, rohani saya jadi turun. – Tessy, 20 thn, Universitas Pelita Harapan
Saya suka denger musik. Selain musik rohani, ya musik barat. Meski suka, saya jarang nonton MTV. Tapi kalo nggak nonton juga nggak apa-apa sih. Kalo video klip yang ‘serem-serem’, saya nggak nonton. Udah ngertilah. Saya suka Bon Jovi, Roxette. – Fang-Fang, 24 thn
Menurut saya MTV bisa dipakai iblis. -- Lukas, 22 thn, IBiI

Saya sebetulnya agak kuatir dengan perkembangan videoklip musik sekuler, sisi negatifnya banyak. Apalagi saya punya anak-anak remaja. Mereka suka West Life, Britney Spears. Mereka sih suka musiknya saja, tapi seringkali efek dari penampilan klipnya cukup berbahaya untuk diserap. Sebetulnya begitulah dunia entertainment yang dikemas sedemikian rupa supaya produknya terjual banyak, tapi dari apresiasi musik, saya pikir tidak perlu gambar. Banyak penelitian yang menemukan bahwa sebenarnya MTV itu banyak sekali efek negatifnya. Contohnya dari perilaku yang ditampilkan dalam klip-klip, misalnya gaya berpakaian yg seronok, adegan-adegan yang tidak pantas dilihat – Erwin Badudu, music arranger

MUSIK DAN PENGARUHNYA

“Music is used everywhere to condition the human mind. It can be just as powerful as a drug and much more dangerous, because nobody takes musical manipulation very seriously.”

(Family Weekly, January 30, 1983, p. 15)

Jika suatu jenis musik sesuai dan dapat diterima oleh tubuh manusia, maka tubuh akan bereaksi dengan mengeluarkan sejenis hormon (serotonin). Efeknya dapat menimbulkan rasa nikmat dan senang, sehingga tubuh akan menjadi lebih kuat dan sehat, akibat meningkatnya  sistem kekebalan tubuh — riset terpisah oleh Dr. John Diamond dan Dr David Nobel. Contoh: jenis irama pada musik rock and roll, disco, metal, dan irama lain yang memiliki ‘Anapestic Beat’ (2 beat pendek, 1 beat panjang, dan kemudian pause) merupakan irama yang berlawanan dengan irama denyut jantung manusia. Bila dua jenis irama yang antagonis ini bertemu maka seluruh sel-sel otot pada tubuh manusia (khususnya sel jantung) akan melemah dan lambat laun sel-sel otot jantung dapat rusak (Nekrosis)

Konvensional yang digabung dengan musik, punyai efek menyembuhkan dan dapat membuat pasien di rumah sakit menjadi lebih responsif terhadap terapi dan obat-obatan yang diberikan. Jenis musik yang digunakan ialah musik klasik seperti Vivaldi dan Mozart. Para dokter bedah lain di AS selalu mendengarkan musik ketika sedang mengoperasi pasien. Menurut mereka, musik yang dipasang di kamar operasi dapat membuat semua staf dan suasana pembedahan menjadi lebih rileks dan santai, sehingga hasil operasi yang diinginkan lebih optimal – riset Dr Clyde L. Nash, tercantum dalam majalah Reader Digest edisi Agustus 1992, yang berjudul “Music’s susprising power to Heal” (Musik mempunyai kuasa untuk menyembuhkan)

Bayi-bayi yang lahir prematur akan mengalami pertambahan berat badan yang sangat cepat, caranya dengan memperdengarkan musik yang lembut (digabung dengan suara rahim) dalam kamar perawatannya, minimal 30-60 menit setiap hari. Dampaknya: masa rawat bayi-bayi prematur lebih cepat 1-2 minggu, karena pertumbuhannya jadi lebih pesat dan sehat. Musik lembut yang didengarkan secara teratur juga dapat menurunkan tekanan darah, merangsang peningkatan hormon Endorhins (Natural Pain Relieves) dan S-IgA (Immunoglobulin, kelenjar ludah tipe A, yang merupakan zat kekebalan tubuh dan berfungsi untuk mempercepat proses penyembuhan dan penurunan denyut nadi jantung manusia) – Lembaga riset kedokteran ilmu perawatan UCLA dan George Baptist Medical Centre, Atlanta

Pada kasus-kasus serangan jantung, dimana pasien memerlukan perawatan intensif, alunan musik lembut sepanjang 1,5 jam memiliki efek terapi yang sama dengan 10 mg Valium — Dr Raymond Bahr (ahli jantung) dan Kepala Bagian ICCU di Baltimore’s St. Agnes Hospital US

Secara medis, dapat dibuktikan bahwa irama musik rock sangat bertentangan dengan irama tubuh yang lazim. Getaran-getaran bass yang berfrekuensi rendah dan dentuman drum yang hebat mempunyai pengaruh langsung terhadap kelenjar laki-laki dan perempuan. Ketidakseimbangan pada otak terjadi karena dentaman yang tidak putus-putus pada musik. Dampak akhirnya ialah pembebanan yang terlalu berat terhadap hormon-hormon yang dapat mengakibatkan kontrol moral berkurang atau hilang sama sekali.

Pengaruh cahaya dari lampu-lampu sorot di diskotik maupun konser musik rock, akan semakin memperburuk keadaan. Ini mengakibatkan hancurnya semua kontrol moral. Orang kehilangan daya pikir dan berada dalam kekuasaan suatu pengaruh. Lampu-lampu yang terus berubah warna dan intensitasnya menyebabkan orang merasa kacau dan terganggu reflek-reflek alamiah mereka. Pergantian dari terang ke gelap sebanyak enam sampai tujuh kali perdetik cukup untuk menghalangi daya lihat (jarak antara obyek dengan penonton). Bila pergantian terang-gelap mencapai 26 kali per detik, maka gelombang-gelombang alfa di dalam otak terpengaruh dan kemampuan konsentrasi berkurang. Jika pergantian antara terang dan gelap terjadi lebih cepat lagi dan selama waktu yang panjang, maka kontrol atas akal yang sehat bisa hilang sama sekali.

Pada prinsipnya semua sistem dalam tubuh manusia dijalankan oleh suatu irama tubuh yang sangat teratur dan mengikuti pola tertentu. Contohnya, irama denyut jantung dan nadi, aliran nafas, langkah kaki, kedipan mata, cara bicara, dan bahasa. Semuanya merupakan irama musik alamiah yang diciptakan oleh Allah untuk memuji DIA. Setiap bunyi-bunyian atau irama musik yang didengar oleh telinga jasmani manusia dapat mempengaruhi fungsi anatomi dan faal tubuh. Contohnya, bunyi-bunyian suara alam (angin, hujan, aliran air, ombak, jangkrik, dll) serta lagu-lagu klasik yang dapat membuat kita bersemangat dan bergairah.

APA YANG MUSIK BISA LAKUKAN?

Wow… seorang non kristen melakukan penelitian dan menarik banyak kesimpulan tentang apa yang bisa dilakukan musik dalam pikiran manusia, hasilnya antara lain:

  1. Efek ketagihan dan ketergantungan musik rock dan metal pada anak-anak berusia 10-20 tahun menimbulkan reaksi ketidakpedulian, yang efeknya hampir sama dengan dampak dari ketergantungan terhadap obat-obat terlarang.
  2. Musik merupakan media dan pusat pendidikan paling efektif bagi anak-anak.
  3. Musik dapat membuat seseorang  keluar dari akal sehatnya dan dapat mengakibatkan timbulnya tingkah laku aneh yang sesuai dengan pesan dan isi lirik lagu atau musik yang didengarnya.
  4. Musik dapat menghasilkan efek nafsu seks bebas yang tidak terkendali. Ini terbukti pada generasi muda di AS periode 1960-an.
  5. Musik dapat merubah kebudayaan suatu generasi.
  6. Musik mempunyai efek therapi/pengobatan dan efek merusak pada tubuh manusia.  Musik dapat membuat tubuh manusia jadi sehat atau sakit.

(The Closing of American Mind — Even Allan Bloom)

Posted in: MUSIK