ABORSI (BAGIAN 3)

Posted on July 20, 2010

1


Merekapun Pribadi-Pribadi Yang Harus Dihargai

Firman Tuhan mengatakan bahwa dari permulaan usia janin itu (mulai hari pertama), janin tersebut sudah hidup dan memiliki tubuh, jiwa, dan roh yang sempurna. Ia adalah seorang manusia yang utuh dan lengkap di mata Tuhan.

1.Komunikasi dari dua bayi dalam kandungan

Pada waktu Maria bertemu dengan Elisabeth, mereka bersekutu begitu manis. Kandungan keduanya bersekutu satu sama lain secara ajaib melalui Roh Kudus.

“Dan ketika Elisabeth mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang ada di dalam rahimnya dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus”.( Lukas 1: 41)

Dengan adanya komunikasi di antara kedua bayi tersebut, maka kita percaya bahwa Firman Allah telah mengakui bahwa kedua bayi tersebut adalah manusia penuh dan telah ada persekutuan yang manis di antara mereka dengan Roh Kudus. 

Menurut Alkitab usia kehamilan Elisabeth saat itu (bayi Yohanes Pembabtis) adalah 6 bulan (Lukas 1: 36). Berapakah usia kehamilan Maria (bayi Yesus)  saat itu? Kapan Maria mulai hamil?

Sesungguhnya engkau akan mengandung (jadi saat itu belum hamil-red ) dan akan memperanakkan seorang laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus“.

(Lukas 1: 31)

Firman Allah mempunyai kuasa untuk menciptakan, dan segera setelah Malaikat Tuhan selesai berbicara, maka saat itu juga Maria hamil.

Dalam Lukas 1 ; 39 dikatakan beberapa waktu kemudian (dalam terjemahan versi King James  in those days, artinya lebih jelas yaitu  beberapa hari kemudian), Maria yang sedang bersukacita ini berkunjung kerumah  Elisabeth. Maria saat itu tinggal di kota Nazaret di daerah Galilea, sedangkan Elisabeth tinggal di daerah pegunungan Yehuda  yang jaraknya beberapa hari perjalanan kaki. Saat itu,  usia kandungan Elisabeth 6 bulan. Maria menginap di rumah Elisabeth selama 3 bulan (Lukas 1: 56a), kemudian ia pulang ke rumahnya (ayat 56 b).

Berdasarkan ilmu kedokteran, usia kehamilan yang paling baik dan mature untuk melahirkan seorang bayi adalah 9 bulan  (bisa lebih atau kurang satu minggu). Dalam Lukas 1: 57, dijelaskan bahwa beberapa saat setelah Maria kembali ke rumahnya, maka Elisabeth Melahirkan. Kita percaya bahwa bayi Yohanes Pembabtis adalah bayi yang sangat khusus dan luar biasa di mata Tuhan. Bayi ini dipersiapkan untuk menyambut kelahiran Sang Juru Selamat. Jadi, kita dapat memperkirakan bahwa masa kehamilannya juga tidak mungkin terlalu cepat atau terlalu lambat.

Jika kita hitung secara matematis, maka usia kehamilan Maria (bayi Yesus) saat itu ialah:

Lukas 1: 36 :Saat itu usia kehamilan Elisabeth 6 bulan

Lukas 1:39  : Maria bertemu Elisabeth, dan kandungan mereka berkomunikasi.

Lukas 1: 56 a           : Maria tinggal bersama Elisabeth selama 3 bulan.

Lukas 1 :56 b           : Maria Pulang ke rumahnya.

Lukas 1 :57             : Diperkirakan  7 hari atau satu minggu setelah itu

Catatan : angka 7 di dalam Alkitab memiliki arti Penggenapan,

contoh:  7 Gereja, 7 sangkakala, 7 cawan murka Allah , hari ke7 / Sabat dll )

Periode I + II + III + IV  = 9 Bulan 7 hari,

Jika periode I + III = 9 bulan, maka  lama periode II + IV = 7 hari,

Dapat kita simpulkan bahwa usia kandungan Maria saat bertemu dengan Elisabeth adalah  7 dibagi 2, kira-kira 3,5 hari ! Dan mereka sudah melakukan dialog, fantastis bukan?

2.Sebuah pribadi sebelum sperma bertemu dengan sel telur.

Abraham mengalahkan Raja Kedorlaomer beserta raja-raja lain yang mendukungnya dan membebaskan Lot beserta segala miliknya.(Kej 14 : 15 – 20). Kemudian muncul Melkisedek seorang Raja Salem. Ia juga seorang imam Allah yang Mahatinggi. Setelah Melkisedek memberkati Abraham, Abraham memberikan sepersepuluh dari miliknya kepada Melkisedek.

Taurat tentang perpuluhan baru muncul sesudah Musa memimpin bangsa Israel keluar dari tanah Mesir. Suku Lewi yang dikhususkan untuk melayani Tuhan, berhak menerima sepersepuluh dari semua penghasilan umat Israel yang lain. Kitab Ibrani mengungkapkan bahwa yang memberikan persepuluhan kepada Melkisedek bukan hanya Abraham yang saat itu secara fisik sudah dalam bentuk manusia. Suku Lewi dianggap telah juga memberikan persepuluhan.

“ Maka dapatlah dikatakan, bahwa dengan perantaraan Abraham, dipungut juga persepuluhan dari Lewi yang berhak menerima persepuluhan, sebab ia masih berada dalam tubuh bapa leluhurnya, ketika melkisedek menyongsong bapa leluhurnya itu.” Ibrani 7 : 10

Suku Lewi di lahirkan bersama suku yang lain dari satu bapa, yaitu Yakub. Yakub dilahirkan oleh Ishak, dan Ishak diliahirkan oleh Abraham. Seperti kita ketahui bahwa makhluk hidup terbentuk dari pertemuan sperma dengan sel telur. Secara teori biologis, saat Abraham mempersembahkan persepuluhan kepada Melkisedek, Ishak masih berada dalam bentuk sperma di dalam tubuh Abraham. Sperma dari Abraham ini yang kemudian menjadi Ishak, kelak akan menghasilkan Yakub, sesudah itu baru Lewi, yaitu keturunan ke-4 dari Abraham. Penulis kitab Ibrani menganggap bahwa Lewi yang saat itu secara fisik wujud organismenya jauh lebih sederhana dari sperma, telah turut ambil bagian dalam memberikan persembahan. Dari kasus ini, jelas sekali bahwa dalam bentuk bakal sperma pun pribadi seseorang sudah dihargai oleh penulis kitab Ibrani, terlebih lagi jika sudah dalam bentuk janin.

Melalui ulasan ini, Alkitab menjelaskan kepada kita bahwa dalam usia kira-kira 3 hari bahkan kurang, seorang bayi yang ada di dalam kandungan seorang ibu sudah diakui oleh Allah sebagai manusia yang utuh, yang dapat berkomunikasi secara vertikal  (dengan Allah) dan horisontal (sesama manusia). Oleh karena itu,   sangat jelas bagi kita bahwa tindakan aborsi yang dilakukan kepada janin, berapa pun usianya, adalah suatu PEMBUNUHAN.

Sebelum AKU membentuk engkau dalam rahim ibumu, AKU telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, AKU telah menguduskan engkau, AKU telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa”.(Yeremia 1: 5)

Jadi, sebelum Yeremia keluar dari rahim ibunya, ia sudah diurapi dan sudah diangkat menjadi Nabi oleh Allah sendiri.

Tagged: , ,
Posted in: ARTIKEL